Bagaimana Menjadi Pribadi yang Berpengaruh bagi Bawahan bahkan Atasan Anda

Bagaimana Menjadi Pribadi yang Berpengaruh bagi Bawahan bahkan Atasan Anda

Kerja merupakan juga sebagai sarana untuk melatih seseorang bisa menjadi mandiri dan berpengaruh. Tempat kerja merupakan tempat yang tepat untuk mengembangkan kualitas diri.  Kualitas diri yang bisa berpengaruh dengan rekan sekitar, kususnya bagi atasan dan bawahan ketika ditempat kerja. Menjadi Pribadi berpengaruh bagi atasan dan bawahan di tempat kerja merupakan kebutuhan yang sering diharapkan oleh setiap orang. Jika kita ingin menjadi orang yang berpengaruh positif, baik bagi atasan maupun bawahan, maka kita harus memiliki beberapa sifat berikut:

Pertama , integritas moral. Jika kita selalu menaga akhlak dan moral kita, maka secara alami kita pasti mampu memilah-milah antara sesuatu yang baik dan yang jelek didalam semua hal seperti dalam ucapan, sikap, perilaku, dan hal-hal lainnya. Ketika itu kita tidak hanya sekedar tahu sebuah kebenaran yang harus kita perbuat, akan tetapi lebih dari itu kita akan benar-benar memiliki komitmen untuk melakukannya. Dengan akhlaq yang luhur dan integritas moral yang tinggi, kita akan menjadi seorang yang mulia , dapat dipercaya, jujur, terus terang, dan mempunyai hati yang selalu terbuka. Juga benci terhadap sikap munafik, menipu, dan sikap hipokrit walau bagaimanapun besarnya keuntungan -  keuntungan yang mungkin bisa didapat dari sikap-sikap tercela.

Kedua, sikap percaya diri. Dengan adanya sikap percaya diri kita akan bisa mengambil keputusan yang tegas dan tidak ragu-ragu. Menadi pribadi berpengaruh bagi atasan dan bawahan membutuhkan sikap demikian, karena hal ini akan dibutuhkan setiap kali bertatap muka dengan rekan kerja, entah atasan ataupun bawahan. Menjaga sikap percaya diri bukan berarti keras dalam bertindak dan tidak menerima saran, akan tetapi lebih mengarah pada lapang dada dan fokus pada tujuan awal, sekaligus bisa mempraktekkan dengan perbuantan kita.

Ketiga, sikap bijaksana. Ciri ketiga yang akan menjadikan kita sosok pribadi yang berpengaruh terhadap atasan dan bawahan kita adalah sikap bijaksana dan penuh perhitungan, jauh dari sikap sembrono. Selanjutnya kita akan mampu menciptakan perencanaan dan perumusan segala hal  dengan baik dan penuh kehati-hatian.  Tidak hanya itu, kita juga akan mampu membagi tugas dengan baik dan rapi. Ketika kita selesai mengambil keputusan, maka yang harus kita lakukan adalah secepatnya menyusun sebuah rencana guna merealisasikan keputusan tersebut, atau malah mungkin sudah mempersiapkan rencana tersebut seelumnya.

Keempat, keberanian untuk bertindak dan keberanian menghadapi segala bentuk situasi dan kondisi. Sosok pribadi berpengaruh adalah yang mempunyai kemampuan melakukan dan melaksanakan sesuatu yang memang harus dilakukan. Seorang atasan harus mengetahui tugassekaligus mengerti apa yang harus dilakukan, yang tidak memberatkan bawahan, akan tetapi malah memberikan semangat dalam bekerja. Hal ini harus dibarengi dengan mampu menghadapi segala situasi dan kondisi yang ada, tidak peduli sebesar apapun kesulitan, harga, dan pengorbanan yang harus ditanggung. Sifat ini mutlak harus dimiliki jika seseorang ingin menjadi pribadi yang berpengaruh. Khususnya bagi atasan terhadap bawahan. Seorang harus menjadi sosok yang patut ditiru oleh bawahan, dengan ini harus adanya keberanian untuk bertindak dan keberanian menghadapi segala bentuk situasi dan kondisi. Sebab tidak tercapainya harapan ataupun tujuan yang telah direncanakan ialah sebab adanya kurang berani dalam bersikap dan bertindak, berani mengambil langkah dengan tanggung jawab atas rintangan yang ada, dan tidak melupakan pertimbangan yang akurat. sekian, silahkan baca juga : cara membangun hubungan bisnis yang tahan lama
sumber gambar: pixabay

0 Response to Bagaimana Menjadi Pribadi yang Berpengaruh bagi Bawahan bahkan Atasan Anda

Posting Komentar