Peluang Usaha Ternak Ayam Petelur

Peluang Usaha Ternak Ayam Petelur
Image by Jen Russo License: Creative Commons

Sering kita jumpai para pengusaha ternak ayam petelur yang telah sukses, karena usaha ternak ayam petelur begitu mudah dan menjanjikan dengan potensi pemasarannya yang sangat luas. Usaha ternak ayam petelur banyak di jumpai di daerah pedesaan, yang umumnya ditempatkan di kandang yang lumayan jauh dari pemukiman warga. Biasanya banyak pengusaha ternak ayam petelur ini memulai usahanya dengan memelihara ayam petelur sejak kecil dan rutin dikasih vaksinasi sesuai umurnya kemudian dibesarkan hingga mampu bertelur, dengan pertimbangan kwalitas ayam petelur lebih terjamin.


Ayam petelur merupakan ayam betina yang sudah dewasa yang memang khusus diambil telurnya. Ayam petelur yang akan dipelihara juga harus sehat dan tidak cacat, berasal dari bibit yang unggul, mampu tumbuh dan berkembang dengan normal, nafsu makan yang cukup tinggi dengan berat badan yang normal, serta tidak terdapat tinja diduburnya. Ayam termasuk hewan peliharaan yang mudah untuk beradaptasi dan dapat hidup disembarang tempat asalkan mudah untuk menemukan makanan. Ayam juga merupakan hewan peliharaan yang cukup murah dan digemari oleh orang banyak, maka dari itu banyak orang yang memilih untuk berternak ayam, terutama ternak ayam petelur.   Jenis ternak ayam petelur ini tergolong menjadi 2 (dua) yaitu:

Peluang Usaha Ternak Ayam Petelur 


1.  Ayam Petelur Ringan
Merupakan ayam petelur putih, mempunyai badan ramping, berdaging tipis, dengan bulu berwarna putih bersih dan jengger warna merah. Ayam jenis ini sangat sensitif pada cuaca yang panas dan suara kegaduhan yang berlebihan. Bila ayam ini mengalami syok ataupun kepanasan, maka produksi telur akan menurun. Ayam petelur ini mampu memproduksi telur lebih dari 250 telur per tahun. Kemampuan ayam ini hanya bertelur saja.

2.  Ayam Petelur Medium
Merupakan ayam dengan tubuh ideal, bobot lebih berat dibandingkan dengan ayam petelur putih dan berdaging tebal, ayam petelur ini berwarna cokelat yang disebut dengan ayam dwiguna. Ayam jenis ini bisa memproduksi telur dalam jumlah yang lebih banyak. Di pasaran, harga telur coklat lebih mahal dari pada telur putih, tetapi kandungan gizinya relatif sama, sebagian besar orang dipasaran lebih suka dengan telur dari ayam jenis ini, karena telur coklat lebih besar dari pada telur putih.

Tujuan utama dari usaha ternak ayam petelur memang terletak pada telurnya. Namun, peluang usaha yang ada dalam usaha ternak ayam petelur ini, selain pada telurnya juga bisa memanfaatkan dari kotoran ayamnya, bulu ayamnya, maupun daging ayamnya. Kotoran ayam bisa dimanfaatkan untuk biogas, pemupukan, dan pakan ikan lele. Sedangkan bulu ayam juga bisa dimanfaatkan untuk alat kebersihan, dan ayam yang sudah tua serta  tidak mampu bertelur lagi bisa di ambil dagingnya untuk dimakan sendiri maupun dijual. 

Telur merupakan salah satu makanan favorit bagi orang Indonesia. Telur juga sebagai sumber gizi dan protein bagi tubuh manusia, sehingga telur ayam ini sangat diminati oleh sebagian besar orang. Pengkonsumsi telur ayam terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan tidak diimbangi dengan produksi telur yang besar, sehingga persediaan telur berkurang, yang dapat menyebabkan harga telur melambung tinggi. Dengan keadaan tersebut, usaha ternak ayam petelur tentunya juga akan menjadi sebuah peluang usaha yang potensial dan sangat menguntungkan sebagai usaha pokok maupun usaha sampingan. Namun, untuk menjadi pengusaha sukses dalam usaha ternak ayam petelur juga harus memperhatikan faktor-faktor di bawah ini.

Baca juga: 6 Jenis Usaha Yang Akan Terus Tumbuh

Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha ternak ayam petelur:

  1. Lokasi untuk usaha ternak ayam petelur harus jauh dari keramaian atau pemukiman warga, agar ayam tidak mudah syok dari kegaduhan, dan bau kotorannya juga tidak mencemari udara di sekitar pemukiman. Usahakan lokasinya juga mudah dijangkau dari pusat pemasaran, dan tidak berpindah-pindah tempat. 
  2. Harus menyediakan kandang yang memenuhi syarat teknis maupun kesehatan ternak. Hendaknya kandang dibangun dengan sistem terbuka agar angin mudah masuk dengan cukup/ventilasi cukup, tetapi tidak bocor waktu hujan dan tidak terkena pancaran panas sinar matahari secara langsung, jarak antara kandang yang satu dengan yang lainnya jangan terlalu rapat, saluran air dan saluran pembuangan disekitar area kandang harus lancar, lantai kandang harus miring satu atau dua arah untuk mempercepat proses pembersihan kotoran ayam, bahan dan kontruksi kandang tidak harus mahal, tetapi kuat dan bisa bertahan lama, sehingga tidak mudah rusak dan aman bagi pekerja.
  3. Peralatan kandang yang vital seperti: tempat makan ayam, tempat minum ayam, pemanas, semprot, tempat obat-obatan, dan alat penerangan untuk ayam harus tersedia dalam jumlah yang cukup dan memadai.
  4. Pilihkan pakan ayam yang berkwalitas sehingga menghasilkan telur dengan kwalitas unggulan
  5. Jika ada problem dengan ternak ayam petelur anda, maka untuk pemakaian obat-obatan yang hendak digunakan harus tepat sesuai dengan kasus yang dihadapi oleh ayam. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan kandang, karena menjaga lingkungan kandang merupakan pencegahan penyakit pada ayam petelur. 

Peluang usaha ternak ayam petelur cukup menjanjikan bukan, dari usaha ternak ayam petelur ini anda akan menghasilkan omzet perbulan yang terbilang cukup banyak. Anda bisa mendapatkan penghasilan pokok dari usaha ini yang mampu menutupi seluruh kebutuhan anda sehari-hari. Cara memulai usahanya pun sangat mudah dibandingkan dengan usaha yang lainnya. Yang terpenting adalah keseriusan dan komitmen anda dalam menjalankannya. Jangan mudah menyerah dan teruslah berusaha. Selamat mencoba dan salam sukses.

Baca juga: Budidaya Pepaya, Manis Buahnya Manis Profitnya

0 Response to Peluang Usaha Ternak Ayam Petelur

Posting Komentar